Label tebal ditulis persis seperti di aplikasi.
Bill terbuka tidak mau tertutup
- Gejala: bill meja masih ada di Tagihan Terbuka, padahal tamu sudah pergi.
- Penyebab (yang bisa dipastikan): (a) bill dimuat tetapi belum dibayar: tombolnya Tutup Tagihan, bukan Simpan Ulang; (b) shift sebelumnya diakhiri dengan bill terbuka, yang sengaja tidak ditutup otomatis; (c) pembayarannya masih antre offline, jadi bill di server baru tertutup saat penjualan itu terkirim; (d) ada permintaan pembatalan yang menunggu manajer; (e) tamu pergi tanpa membayar.
- Perbaikan: (a) muat bill dari Tagihan Terbuka lalu Tutup Tagihan; (b) kasir berikutnya menutupnya, atau gunakan jalur yang sesuai; (c) buka Lihat pada pil sinkron dan tunggu atau tekan Sinkron sekarang; (d) manajer menyetujui atau menolak di strip kuning POS; (e) di Denah Lantai pilih meja, Tutup tanpa bayar (tercatat sebagai kerugian). Bila pesanannya sudah dibayar di Transaksi tetapi bill tetap terbuka, itu tidak normal: jangan membayar ulang, laporkan ke dukungan.
Manajer tidak bisa menyetujui void atau refund
- Gejala: tombol setujui tidak ada, atau PIN manajer ditolak, atau "Belum ada yang memasang PIN persetujuan".
- Penyebab: (a) orangnya tidak memegang izin Setujui Void; peran bawaan yang memegangnya adalah Pemilik, Manajer dan Supervisor, sedangkan role kustom memilih sendiri dan override per pengguna bisa mematikannya; (b) penyetuju belum memasang PIN persetujuan void (4 sampai 8 angka); (c) PIN salah terlalu banyak: terkunci 15 menit; (d) refund disetujui di tab Permintaan Refund yang terlihat oleh Pemilik serta peran yang memegang izin Setujui Refund (Manajer dan Supervisor bawaan); refund tidak memakai PIN.
- Perbaikan: periksa tab Izin di lembar detail staf; minta penyetuju memasang PIN di Pengaturan → Akun & keamanan → Keamanan → PIN persetujuan void; tunggu 15 menit bila terkunci; untuk refund, Pemilik yang menyetujui.
Stok tidak cocok dengan isi rak
- Gejala: angka di aplikasi berbeda dari hitungan fisik.
- Penyebab (dari panduan): produk tanpa resep tidak memotong bahan; bahan dengan Potong stok otomatis saat terjual mati tidak dipotong; satuan resep salah (g vs kg); pemakaian tidak dicatat (buang, makan staf, komplimen); menghitung di jam ramai, sehingga penjualan yang masuk membuat selisih palsu; penjualan tetap boleh walau stok nol, jadi stok bisa minus sampai dihitung ulang; penjualan yang masih antre offline belum sampai ke server.
- Perbaikan: cek resep dan satuannya, catat pemakaian lewat Terbuang / dipakai, hitung ulang di jam sepi lewat Hitung Stok (Opname) dan konfirmasi di Riwayat → Rekonsiliasi; pastikan Antrian sinkron kosong. Selisih tercatat sebagai Penyesuaian di Kartu Stok.
Layar dapur kosong, "Belum ada stasiun yang punya item"
- Gejala: layar KDS kosong: "Tidak ada yang diarahkan ke stasiun ini" atau "Belum ada stasiun yang punya item".
- Penyebab: layarnya tidak rusak; produknya belum ditugaskan ke stasiun. Produk Instan tanpa stasiun tidak pernah memicu tiket; stasiun yang dihapus membuat produk bertanda Stasiun tidak ada. Setiap bisnis mulai dengan stasiun Kitchen dan Bar.
- Perbaikan: buka produk, Penjualan & Dapur, pilih Perlu Dapur dan Stasiun KDS; di daftar Produk pakai chip Tanpa KDS dan KDS · Perlu dicek, atau Set stasiun KDS untuk banyak produk sekaligus. Stasiun dibuat di Pengaturan → Stasiun dapur (KDS).
Staf tidak bisa absen masuk
- Gejala: tidak ada chip jam, tombol Absen masuk tidak ada, atau absen ditolak.
- Penyebab: (a) Wajib absen mati untuk orang itu, sehingga chip jam tidak tampil; (b) Blokir absen menyala dan hari itu tidak terjadwal; (c) bisnis mewajibkan foto dan perangkat offline: absen dengan foto tidak bisa diantre; (d) outlet aktif salah; (e) absen masuk sudah terkirim ("Absen masuk sudah terkirim. Muat ulang halaman lalu coba lagi."); (f) Lokasi staf dibatasi ke outlet lain. Staf bar dan dapur memakai tombol Absen masuk/pulang di header KDS.
- Perbaikan: nyalakan Wajib absen di lembar staf, tab Profil; periksa pengaturan Absen di hari libur; isi jadwal; sambungkan internet bila perlu foto; ganti pemilih outlet; periksa Lokasi. Tanpa foto dan tanpa sinyal, absen masuk dan pulang tetap diantre ("Menunggu sinyal"); istirahat butuh internet.
Paket tidak muncul di kasir atau menu QR
- Gejala: paket abu-abu berlabel Habis, tidak bisa diketuk, atau tidak ada di menu QR.
- Penyebab: (a) paket sedang di luar jadwal jual (hari, jam atau tanggal berlaku): kartu abu-abu, "Di luar jam jual"; (b) isi paket berupa produk nonaktif tidak bisa menjadi pilihan; (c) paket belum disimpan, karena panduan Buat Paket tidak menyimpan sendiri: simpan lewat Simpan di formulir produk; (d) menu QR hanya menampilkan paket, tamu tidak bisa memesannya dari sana ("Untuk memesan paket, sampaikan ke kasir atau pelayan."); bila gagal dimuat: "Paket tidak dapat dimuat." dengan Coba lagi.
- Perbaikan: periksa langkah Jadwal (jam kosong = sepanjang hari; jam lewat tengah malam dihitung ke hari mulainya); aktifkan produk isinya; tekan Simpan. Penjualan yang sudah antre offline tidak terkena pemeriksaan jadwal saat dikirim (Antrian sinkron, Perlu perhatian dan item macet).
Selisih kas shift
- Gejala: Selisih kas Kurang atau Lebih di shift yang ditutup.
- Penyebab: kas seharusnya dihitung server dari Kas awal, penjualan tunai, refund (sudah dikurangi), Kas masuk dan Kas keluar. Selisih muncul bila uang keluar atau masuk laci tidak dicatat di Lainnya → Kontrol Kas, hitungan fisik salah (shift yang diakhiri paksa dengan hitungan Rp 0 menghasilkan kekurangan besar), kembalian salah pada pembayaran gabungan (kembalian hanya dari bagian tunai), atau metode non-tunai (EDC, QRIS) dibandingkan dengan laci: itu dicocokkan dengan mutasi bank. Penjualan yang masih antre offline masuk ke shift asalnya setelah terkirim, jadi angka bisa bergeser sesudahnya.
- Perbaikan: catat setiap pengambilan kas di Kontrol Kas, hitung laci dengan teliti, sambungkan internet sebelum menutup shift, baca catatan serah-terima pada shift yang diakhiri paksa, dan lihat tabel Selisih per Kasir untuk pola berulang.
Penjualan tidak ada di server
- Gejala: penjualan terlihat di perangkat kasir tetapi tidak di laporan atau perangkat lain.
- Penyebab: masih antre offline (pil Offline · {n} penjualan menunggu sinkron, struk BELUM TERSINKRON), atau gagal berulang (Perlu perhatian di Antrian sinkron).
- Perbaikan: online-kan perangkat, ketuk Sinkron sekarang, buka Lihat, baca alasannya. Jangan buang item sebelum memeriksa Transaksi. Jangan hapus data peramban atau pasang ulang aplikasi selama antrean belum kosong.
HPP resep tidak berubah
- Gejala: HPP produk tetap atau tampak terlalu rendah.
- Penyebab: (a) bahan di resep belum punya harga beli (bertanda Belum ada harga): bila hasil hitungan nol, HPP lama tidak ditimpa; (b) produk tanpa resep: harga modal diisi manual; (c) harga modal terkunci ("Dihitung dari resep") selama ada baris resep, jadi mengetiknya tidak berguna; (d) varian tidak punya HPP sendiri, semuanya memakai HPP produk; (e) laporan Profitabilitas Menu memakai biaya yang tercatat saat penjualan, jadi penjualan lama tidak ikut berubah. Panduan resep belum menuliskannya.
- Perbaikan: isi harga beli bahan (pakai penyaring Ada bahan tanpa harga), periksa satuan dan hasil porsi, dan ubah resep, bukan kolom harga modal.
Struk tidak tercetak atau printer bermasalah
- Gejala: struk tidak keluar, terpotong, atau "Cetak gagal. Printer terputus".
- Penyebab: printer terputus atau mati; salah lebar kertas (58 mm atau 80 mm): teks terpotong atau jarak terlalu lebar; Bluetooth Classic tidak dikenali peramban ("Printer ini tidak bisa dijangkau dari peramban"); printer LAN di wifi berbeda; tutup printer terbuka atau kertas habis; peramban desktop tidak mengingat printer setelah dimuat ulang.
- Perbaikan: di Pengaturan → Printer pakai Hubungkan Ulang lalu Cetak Tes; periksa lebar kertas; untuk LAN, Cek koneksi; salin Diagnosa printer untuk dukungan. Cetak ulang dari riwayat transaksi: datanya ada di server, bukan di printer. Setiap tablet menyimpan printernya sendiri.
Takut penjualan tercatat dobel
- Gejala: layar lambat, kasir menekan Konfirmasi Pembayaran dua kali, aplikasi dimuat ulang setelah struk, atau sinyal putus di tengah.
- Mengirim ulang kunci yang sama dikenali sebagai penjualan yang sama. Keranjang yang sudah dibayar dan dipulihkan memakai kunci yang sama. Batasnya, dari catatan kode: kunci hanya melindungi pengiriman ulang penjualan yang sama; dua orang yang masing-masing menagih bill yang sama dianggap dua penjualan berbeda.
- Perbaikan: tunggu struk; baca pesan "Pesanan sudah tercatat ({nomor})"; sebelum menagih ulang, periksa Transaksi dan Tagihan Terbuka. Item antrean yang benar-benar duplikat boleh dibuang di Antrian sinkron.
Cara memperbarui aplikasi
- Gejala: perangkat masih di versi lama, atau fitur baru belum muncul.
- Penyebab: pembaruan otomatis menunggu sampai tidak ada transaksi, penutupan shift atau pengiriman antrean yang berjalan, dan pengecekan otomatis berjalan tiap beberapa jam. Di aplikasi Android, versi baru dipakai saat aplikasi dibuka berikutnya.
- Perbaikan: ketuk Perbarui di dekat nomor versi (menu Lainnya di POS, bilah samping, header KDS, Pengaturan perangkat). Di Android, bila perlu tutup aplikasi sepenuhnya lalu buka lagi. Antrean offline tidak ikut terhapus oleh pembaruan.
Apakah ini membantu?
Terima kasih. Itu membantu kami menjaga panduan tetap benar.
Terima kasih. Ceritakan apa yang kurang, kami perbaiki panduannya: WhatsApp