Label tebal ditulis persis seperti di aplikasi.
Pulihkan pesanan?
Teks di aplikasi untuk dialog ini adalah Pulihkan pesanan? ("Anda memiliki pesanan yang belum disimpan. Ingin memulihkannya?") dengan dua tombol: Buang dan Pulihkan. Tidak ada tombol bernama "Batal" di dialog ini.
Dialog muncul saat POS dibuka lagi dan ada keranjang yang tidak sempat disimpan atau dibayar (aplikasi ditutup, dimuat ulang, atau mati). Draf diingat kurang dari 8 jam di perangkat dan di cloud.
Kasus penting: struk sudah tercetak, lalu aplikasi dimuat ulang. Struk bisa tercetak sebelum server menjawab, dan keranjang baru dikosongkan saat Transaksi Baru. Karena itu saat pembayaran, POS mencatat di drafnya kunci penjualan, nomor pesanan dan sidik jari isi keranjang. Saat POS dibuka lagi:
- POS mencari penjualan itu lebih dulu, di antrean perangkat lalu di server. Bila ketemu, tidak ada dialog: keranjang lama dibuang dan muncul "Pesanan sudah tercatat ({nomor}), keranjang lama tidak dipulihkan" (atau "...({nomor}, menunggu sinkron)..." bila masih antre). Tidak ada yang perlu ditekan.
- Bila tidak ketemu, dialog Pulihkan pesanan? muncul. Mana yang ditekan:
- Pelanggan sudah membayar (struk sudah di tangan, atau uang sudah diterima): ketuk Pulihkan, lalu Bayar lagi dengan metode yang sama. Pembayaran berikutnya memakai kunci yang sama, jadi bila penjualan pertama ternyata sudah sampai ke server, server mengenalinya ("Pesanan sudah tercatat ({nomor})") dan tidak mencatat dua kali; bila belum, penjualan itu tercatat sekarang.
- Pelanggan belum membayar dan keranjang masih dipakai: Pulihkan.
- Keranjang salah, ditinggalkan, atau sudah Anda periksa di Transaksi dan penjualannya memang ada: Buang. Buang menghapus draf dan tidak bisa dibatalkan; jangan memilihnya bila pelanggan sudah membayar dan penjualan itu belum terlihat di Transaksi.
- Draf yang tersimpan di cloud bisa dipulihkan dari perangkat lain; bila ada draf lokal dan cloud, yang lebih baru dipakai.
Pembaruan aplikasi
- Pemberitahuan otomatis. Saat versi baru siap, muncul "Versi baru siap, akan dipasang sendiri saat tidak ada proses berjalan" dengan tombol Perbarui sekarang. Aplikasi menunda muat ulang bila ada transaksi, penutupan shift, atau pengiriman antrean sinkron yang sedang berjalan, dan tidak memuat ulang dua kali dalam 60 detik. Pengecekan otomatis berjalan tiap beberapa jam.
- Tombol manual. Di dekat nomor versi ("v{versi} · {build}") ada tombol Perbarui (keterangannya "Cek pembaruan"). Tombol ini ada di menu Lainnya di POS, bilah samping, header layar dapur (KDS), dan Pengaturan perangkat. Ketuk sekali: "Mengecek…", lalu "Sudah versi terbaru" bila tidak ada yang baru, atau "Memperbarui…" dan layar dimuat ulang. Tanpa internet: "Tidak ada koneksi, belum bisa dicek".
- Bila ada transaksi berjalan: "Ada transaksi berjalan. Memperbarui akan memuat ulang layar ini." dengan Tetap perbarui atau Nanti saja. Selesaikan dulu penjualannya bila bisa.
- Bila muat ulang tidak jalan (ada form belum tersimpan): "Muat ulang tidak berjalan. Tutup form yang belum disimpan, lalu ketuk Perbarui lagi".
- Antrean aman. Pembersihan sebelum muat ulang hanya menyentuh cache dan service worker, tidak menyentuh penyimpanan IndexedDB tempat penjualan antre.
- Aplikasi Android. Versi baru diunduh di latar belakang dan dipakai saat aplikasi dibuka berikutnya; tombol Perbarui mengunduh dan menerapkannya sekarang. Bila unduhan gagal: "Unduhan gagal. Periksa koneksi, lalu ketuk Perbarui lagi". Setelah rilis, catatan rilis meminta semua tablet dibuka ulang (tutup aplikasi sepenuhnya lalu buka lagi), dan tablet dapur harus dibuka ulang agar perbaikan tertentu berlaku.
- Pada bill bersama antar-tablet (jaringan lokal), bila satu tablet masih versi lama: "Tablet {nama} masih versi lama. Buka tablet itu lalu tekan Perbarui." dan "Sebagian tablet belum diperbarui, bill bersama nonaktif."
Printer dan perangkat (dasar)
Ada di Pengaturan → Printer (panel Printer struk): "Printer yang dipakai tablet ini untuk mencetak struk. Setiap tablet menyimpan printer dan preferensi cetaknya sendiri."
- Di Cara tersambung pilih Bluetooth atau Jaringan (LAN). Pilihan berlaku langsung, hanya di tablet itu.
- Bluetooth di aplikasi Android: pasangkan printer lebih dulu di pengaturan Bluetooth Android ("Pasangkan printer di pengaturan Bluetooth Android dulu; setelah itu muncul di sini"), lalu pilih di Pilih printer yang sudah dipasangkan. Bila izin ditolak: "Izin Bluetooth ditolak. Izinkan untuk Sansflow di pengaturan Android."
- Bluetooth di peramban: hanya Bluetooth LE. Printer Bluetooth Classic menampilkan "Printer ini tidak bisa dijangkau dari peramban"; pakai Chrome atau Edge, printer BLE, atau printer jaringan. Peramban desktop tidak mengingat printer setelah dimuat ulang, jadi pasangkan ulang tiap kali atau pakai printer LAN.
- Jaringan (LAN): isi Alamat IP printer dan Port (biasanya 80, atau 443 bila HTTPS), simpan, lalu Cek koneksi. Tablet dan printer harus di wifi yang sama. Hasilnya "Printer siap", "Printer tidak dapat dijangkau...", "Tutup printer terbuka" atau "Kertas printer habis".
- Tombol yang tersedia: Hubungkan Printer, Hubungkan Ulang, Cetak Tes, Ganti Printer, Lupakan Printer (pasangan Bluetooth sendiri dihapus di pengaturan Bluetooth Android). Pesan "Cetak gagal. Printer terputus" berarti hubungkan ulang.
- Diagnosa printer memuat apa yang diketahui perangkat; ketuk Salin dan kirim ke tim dukungan saat melapor.
- Lebih dari satu printer (struk, tiket pesanan, label stiker, nomor antrian) hanya di aplikasi Android: "Lebih dari satu printer hanya di aplikasi Android". Pencetakan struk Bluetooth tetap bekerja saat offline; struk penjualan antre bertanda BELUM TERSINKRON.
Apakah ini membantu?
Terima kasih. Itu membantu kami menjaga panduan tetap benar.
Terima kasih. Ceritakan apa yang kurang, kami perbaiki panduannya: WhatsApp